You and Me Together Forever

Yukitanari Dancer

Posted on: August 15, 2009

Hapus Imej Centil Penari

Penari, baik itu laki-laki atau perempuan biasanya identik dengan imej centil. Namun, hal itu coba dihapus oleh sanggar tari Yukitanari Dancer. Sanggar tari  yang berdiri pada 1 Februari 2001 tersebut mengajarkan para penarinya modern dance.

Menurut Bayu Yukitanari, salah seorang koreografer di sanggar tersebut, sanggar tari Yukitanari memang mengajarkan murid-muridnya menari khususnya modern dance. Gerakan-gerakan yang diajarkannya biasanya adalah gerakan-gerakan hip-hop, R n B, dan flow. Untuk masuk ke sanggar ini pun, seseorang tidak harus memiliki bakat menari.

010409-M57(dokumentasi yukitanari)-Foto ficer-Yukitanari Dancer_resize“Kemampuan menari itu bisa dilatih karena pada dasarnya semua orang itu bisa menari,”ujar Bayu atau yang biasa disapa Ibey itu.

Ibey menambahkan bahwa Yukitanari Dancer melatih gerakan-gerakan tari yang modern yang banyak gerakannya adalah gerakan-gerakan tegas.

“Biasanya penari apalagi yang laki-laki identik dengan imej centil namun, di Yukitanari, imej itu tidak berlaku karena kita membentuk penari sesuai karakter mereka,”ujar Ibey.

Yukitanari pun membagi murid-muridnya ke dalam kelas-kelas tertentu sesuai dengan kemampuan tarinya. Ada kelas basic yang diperuntukkan bagi siswa-siswa pemula. Di kelas ini, murid-murid diajari gerakan dasar seperti cara melangkahkan kaki, cara berputar ke kiri dan ke kanan serta cara menyesuaikan gerakan dengan ketukan lagu.

Setelah lulus pada kelas basic, seseorang bisa masuk ke kelas intermediate. Di kelas ini, siswa-siswa diajari teknik menari dan mengenal koreografi yang lebih susah seperti gerakan wave. Sedangkan kelas yang paling atas adalah kelas advance. Setelah lulus dari kelas intermediate, para penari tersebut bisa masuk ke kelas advance. Di kelas advance tersebut, para penari harus menguasai improvisasi serta ekspresi saat menari.

Para penari hasil didikan sanggar tari yang didirikan oleh Ruli Hidayat tersebut juga sering tampil untuk menjadi penari latar di berbagai acara seperti launching produk atau di acara-acara musik di beberapa televisi swasta.

“Biasanya yang sering digunakan untuk tampil di luar dan di televisi adalah para penari yang sudah lulus dari kelas advance atau yang biasa disebut profesional. Jadi selain bisa mengembangkan bakat menarinya, mereka juga bisa mendapatkan uang,”ujar Ibey.

Penari-penari Yukitanari Dancer juga sering mengikuti roadshow ke berbagai kota seperti Bali, Medan, Lampung, Palembang, Makasar, Jogja, dan Surabaya. Selain itu, mereka juga sering menjuarai festival-festival modern dance. Beberapa penghargaan yang pernah diraih sanggar yang terletak di Jalan Laswi tersebut antara lain pernah mendapatkan Piala Walikota sebagai Juara Umum Modern Dance kategori umum dalam Ajang Kreativitas Anak pada tahun 2007, Juara I Cheers dan Modern Dance Competition Bunga Acc pada Januari 2009 dan yang terbaru adalah Juara I Modern Dance Competition Festival Seni Kreatif se-Jawa Barat.

Ibey menambahkan, saat berlaga di panggung festival, para penari tersebut bukan mengatasnamakan Yukitanari Dancer. Mereka biasanya membawa nama Total Crew, FC Squad, atau Alakita.

“Festival-festival tersebut biasanya diikuti oleh penari-penari yang masih ikut dalam kelas-kelas, bukan yang professional. Ini juga merupakan salah satu bentuk regenerasi para penari,”ujar Ibey.

Menurut Ibey, keikutsertaan para peserta di festival-festival tari salah satunya adalah untuk melatih mental agar mereka terbiasa ditonton banyak orang dan tidak demam panggung saat tampil. Selain kemampuan fisik dan stamina yang baik, para penari tersebut juga harus memiliki jiwa yang kuat, disiplin yang tinggi, mental tidak mudah putus asa, dan saling toleransi sesama teman agar tercipta kekompakan saat menari khususnya dalam tim.

“Saat menari, apalagi jika menari dalam suatu tim, kekompakan harus dibangun. Jika tidak kompak akan sangat terlihat dalam gerakan-gerakannya,”ujar Ibey.

Selain gerakan, kostum juga penting dalam menari. Biasanya Ibey mengkreasikan kostum yang akan dipakai para penari.

“Kostum yang dipakai biasanya menyesuaikan dengan tema acaranya. Biasanya kami mix and match kostum sendiri,”ujar Ibey.

Selain kostum, ia juga sering mengombinasikan gerakan tarian yang diajarkannya agar tidak monoton. “Biasanya saya mengambil referensi dari film-film India, film Barat, atau tari tradisional seperti jaipongan,”ujar Ibey. (DEWI RATNASARI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: