You and Me Together Forever

Galeri Lukisan IWPI Jabar

Posted on: August 15, 2009

Mengukir Prestasi dengan Dana Mandiri

Bangunan itu tampak sepi. Di sampingnya hanya terlihat tiga anjing yang menjaganya. Namun ketika masuk ke dalamnya, kita akan melihat karya-karya indah yang bernilai luar biasa. Karya-karya itu terpanjang di setiap dinding bangunan yang dari luar tampak terlihat sepi itu.

120309-M57-Ficer-Mengukir Prestasi dengan Dana Mandiri 1_resizeYa itulah gambaran singkat Galeri Ikatan Wanita Pelukis Indonesia IWPI) cabang Jawa Barat. Galeri yang terletak di Jalan Teuku Umar no 6, Bandung tersebut memang sehari-hari tampak sepi. Hanya ada beberapa orang yang berkunjung dan itupun untuk kursus melukis pada sore hari. Sementara itu, pengunjung yang sengaja datang untuk menikmati indahnya lukisan-lukisan di dalamnya memang sangat sedikit, bahkan bisa dihitung dengan jari.

Menurut Ammy S. Kandi, Sekretaris IWPI  cabang Jabar, sehari-hari memang galeri tersebut sepi pengunjung.

“Biasanya ramai kalau ada acara-acara tertentu seperti pameran lukisan atau lomba-lomba,”ujar Ammy S. Kandi.

Ammy menuturkan bahwa galeri tersebut merupakan galeri yang digunakan untuk mewadahi lukisan-lukisan para anggota IWPI. Di dalamnya tercatat ada sekitar 80 lukisan yang dipamerkan. Tidak hanya itu, lukisan-lukisan tersebut pun dijual jika memang ada yang ingin membelinya.

Galeri yang berdiri sejak dua tahun yang lalu itu pun sehari-hari juga mengadakan kursus melukis seperti chinese painting, melukis di atas kanvas, melukis di atas kain, dan membatik.

“Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menyemarakkan geleri ini. Supaya semakin banyak orang yang berkunjung ke galeri ini,”ujar Ammy.

Ammy juga menambahkan bahwa sebelum berdiri sendiri, lukisan-lukisan karya anggota IWPI dipamerkan di Bale Seni Barli.

Di balik galeri yang terlihat sederhana ini ternyata banyak tersimpan karya-karya indah yang tak ternilai harganya. Ammy mengatakan bahwa lukisan-lukisan yang terdapat di dalam galeri tersebut bernilai dari harga Rp 1 juta hingga ada yang bernilai Rp 12,5 juta.120309-M57-Ficer-Mengukir Prestasi dengan Dana Mandiri 2_resize

“Semua biaya perawatan lukisan-lukisan tersebut kami peroleh dari uang kas dan iuran anggota IWPI. Ya walaupun minim, tapi sampai saat ini kami masih bisa bertahan,”ujar Ammy.

IWPI sendiri merupakan organisasi pelukis wanita yang berdiri dari tahun 2000 dan saat ini telah memiliki anggota sebanyak 137 orang. IWPI Jabar yang dipimpin oleh Nakis Barli tersebut juga aktif mengadakan pameran-pameran lukisan. Tercatat beberapa kali pameran untuk kepedulian sosial telah dilakukan bahkan pada tahun 2004 IWPI sempat meraih penghargaan rekor muri dalam rangka melukis bersama 100 wanita sepanjang 100 meter dalam waktu 100 menit di Bale Seni Barli.

Walaupun memajang banyak lukisan dari para pelukis yang telah mengukir prestasi, galeri lukis IWPI sampai saat ini masih merangkak untuk merebut perhatian wisatawan di Bandung. Selain itu, galeri tersebut juga memiliki kendala kepegawaian.

“Kini kami tidak bisa buka setiap hari karena kekurangan orang yang menjaga galeri ini. Kami hanya bisa buka dari hari Senin sampai Sabtu saja,”ujar Ammy.

Ammy dan para anggota IWPI memiliki harapan yang tinggi terhadap keberadaan galeri IWPI tersebut. Ia ingin agar suatu hari nanti galeri IWPI menjadi terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan baik itu dari dalam ataupun luar negeri.

120309-M57-Ficer-Mengukir Prestasi dengan Dana Mandiri 3_resize“Kami ingin galeri seni ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata bagi orang-orang yang berkunjung ke Bandung. Jadi, orang-orang tidak hanya datang ke Bandung untuk belanja tetapi juga berkunjung untukmenikmati lukisan di galeri IWPI,”ujar Ammy yang mengaku telah melukis dari tahun 1986 itu.

Ammy juga mengakui bahwa selama ini permerintah baik itu dari Pemerintah Kota maupun dari Pemerintah Provinsi belum memberikan perhatian khusus terhadap galeri tersebut.

“Kami juga ingin pemerintah memberikan perhatian atau bantuan terhadap eksistensi galeri ini agar orang-orang dari luar kota bisa datang berkunjung ke sini. Bantuan itu tidak harus materi tapi bisa juga bantuan promosi,”ujar Ammy.

Untuk mewujudkan harapannya tersebut, Ammy dan rekan-rekannya di IWPI mengadakan beberapa kegiatan untuk menarik minat orang, di antaranya mengadakan kursus-kursus melukis dan kegiatan-kegiatan sosial.

“Kami ingin orang datang ke sini setiap hari, bukan saat ada pameran saja,”ujar Ammy. (DEWI RATNASARI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: