You and Me Together Forever

Cinta Segitiga ( 3 )

Posted on: August 15, 2009

Posted in Cinta Segitiga ( Cina, Tuhan, dan Annisa ) by paransinaga on May 15, 2009

Cinta Segitiga ( 3 ) : gambaran akan Tuhan yang kita imani

Kamu suka Tuhan yang seperti apa?

Yang Ip nya diatas 3 !!!

Ini neh, pembicaraan mulai kita arahkan bagaimana tentang eksistensi Tuhan yang sekarang berkembang. Manusia zaman sekarang mulai mempertanyakan Tuhannya terlepas dengan alasan bahwa manusia zaman sekarang yang mungkin dianggap sombong, dan mulai berpikir tentang Tuhan itu sendiri. Kerasionalan dalam zaman sekarang mulai berkembang seiring dengan perkembangan teknologi. Agama diharapkan dapat menjawab semua itu dengan harapan terlepas dalam permainan politik dalam agama itu sendiri. Dan yang pasti semua kita mengharapkan Tuhan itu sebagai pribadi yang seba Wah. Zaman sekarang, orang mulai berpikiran rasional. Segala hal yang tidak bisa dimengerti dan dirasakan karena kerasionalitas yang semakin berkembang seiring dengan teknologi sebagai buah budaya yang semakin lama diyakini membuat orang semakin jauh dengan Tuhannya.

Ya, Tuhan kenapa engkau hanya terdiam saja melihat itu semua. ????

Inilah kata-kata yang muncul di benakku seolah-olah aku pengen sekali menerima ilham yang memberikan jawaban yang memuaskan. Tetapi Tuhan pasti berkata…Frans ( red: penulis ),dunia ini tidak akan indah ketika aku harus mengatakan semuanya. Indah ketika kita ini beraneka ragam. Ada kebaikan, ada kejahatan. Memang sich, pemikiran ku kali ini sangatlah nakal kalau ditinjau dari segi agama. Tapi mungkin ada benarnya juga menurutku karena ketika kita berhadapan dengan dunia yang beraneka-ragam, disitulah kita akan menemukan eksistensi kita yang sebenarnya. Seumpama sebuah lukisan yang indah ketika warna dipadukan dan terbersit suatu makna. Memang benar, keberagaman itu begitu INDAH

Hukum newton satu,kecantikan berbanding terbalik dengan kepintaran

Aneh ya kedengarannya. Seharusnya kata-kata ini mgkn sebagai bumbu yang dapat menambah cita rasa dari film tadi. Kalaulah tadi film itu hanya berkutat pada hal yang serius, filmnya akan menimbulkan orang yang tertidur bahkan melamun karena tak mengandung nilai sastra. Memang menjadi hal yang lmrah bagi dunia perfilima bahwa cinta dalah alternatif yang cocok sebagai bumbu film. Kalau ditilik lebih dalam lagi, memang kita akui begitu dan tidak tertutup juga ada orang yang pintar dan cantik juga. Kalau di STANsebagai kampus tempat saya mengabdi ilmu, itu adalah mahadewi alias sesuatu yang pasti diperebutkan. Tetapi kedengarannya hal itu sangatlah jarang karena dianalisis penulis bahwa, orang cantik itu akan menghabiskan banyak waktu berdandan yang boleh dikatakan bisa digunakan untuk kegiatan bermutu lainnya seperti belajar ( jangan tersinggung bagi yang cantik ,,hehhehe )

Oia, Tuhan itu juga pasti adillah. Setiap orang mempunyai kelebihan masing-masing. Dengan kelebihan itu setiap orang berkonsekuensi mengembangkan potensi tersebut dan sesuai prinsip ekonomi yang bersifat pilihan, kita harus mengorbankan yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: